November 14, 2011

hellow sugar :*

Jumat lalu jadwal saya ke dokter kandungan. lupa banget kl hari itu tanggal 11-11-11. si dokter kandungan yang harusnya sudah prakter dr jam 1 siang molor sampe hampir jam 4 karena banyak operasi. *duh, orang-orang kok maksa bgt ngelahirin tanggal sgitu*

Berhubung kliniknya deket, saya pulang dulu. Kira2 sudah jamnya saya balik k klinik dan langsung timbang. ternyata meski makan udah kaya banyak kaya babi  berat saya ga naik. kata susternya sih bagus, jd masuk ke bayinya smua. Ini juga diiyakan oleh sang dokter. Malah katanya saya harus diet. krn berat badan saya sudah tergolong Obe *jangan diikuti ya* jd max berat saya nantinya cuma boleh nambah berat 6 kilo. mendingan skrg jgn naik banyak dl. Saya disuruh diet gula, nasi, kentang, roti dan sebagai gantinya saya harus banyak makan sayur dan protein. hiks.. pdhl saya lagi nafsu2nya sama kentang dan roti.

ah sudahlah.. gampanglah urusan makanan. yang jelas pas berjumpa dengan dokternya. saya semangat langsung nangkring di tempat periksa daaaaann dimulailah peristiwa yang masih membekas di pikiran saya malam2 setelahnya lebay

Janin saya sudah ada tangan, kaki dan kepala. tangannya bergerak bebas dan seperti melambai2 ke kami. "Hai ibu, Hai ayah!" aaaaaahhhh terharu deh :') Saya dengan bodohnya nanya.. itu tangan anak saya kan dok? ya iyalah anak gw "Hi Sugar.. ini Ibu!"

tp sayangnya setelah usg ini, saya tidak perlu kontrol lagi ke dokter sampai usia kandungan 20 minggu which means hampir 2 bulan lagi. huaaaa... ga maooo.. saya mau usg tiap hari! mau liat si kecil..

bener kata cone dan temen kantor suami saya.. sehabis usg ngajak suaminya untuk cari2 alasan k dokter untuk usg dan liat janinnya. Ngangeni katanya. dan itu Bener bgt! Saya pengen balik lagi dan lagi. Kebayang2 terus gerakan tangan dan kakinya. Subhanallah, Allahu Akbar, Allah memang Maha Besar.. dari janin kecil yang cuma titik, skrg saya sudah melihat tangan dan kakinya begerak. kadang saya merasakan ada gerakan geli d perut mungkin itu tangannya.



oiia, masuk bulan ketiga, mual saya agak berkurang, meski masih muntah sedikit2. trus pinggang dan perut mulai sakit2 ga jelas, yg kata dokter persiapan pembesaran rahim. Payudara mulai nyut2an.. daaann.. makin ga napsu sama suami. hehe. perasaan meski suami kece abis saya tetep ga napsu. Meski wangi krn baru kelar mandi pun saya ga napsu, ga suka wanginya. Kayanya ntar ni anak jiplakan bapaknya, soalnya emaknya sebel bgt liat bapake. hehe.

Oktober 23, 2011

seminar prenatal


Weekend lalu saya lalui dengan hal bermanfaat nih *tumben*. Saya ikut seminar pre-natal gitu deh yg dibikin sama Prodia. Pembicaranya dokter yang terkenal cukup ahli di Palembang. Dokter Nuswil.

Ini saya bikin saripatinya, semoga bermanfaat untuk ibu hamil dan yg mo hamil.

Jadi, ada 1 kata2 dokter yang saya suka: Bila pernikahanm adalah kejadian penting yang perlu disiapkan dengan seksama, begitu pula kehamilan dan menyusui *bletak, ketampar*

Kita seperti apa skrg ini, sehat, sakit, pintar, bodoh, kepo dll itu ga jauh dr peran ibu kita saat hamil dulu. Bagaimana asupan makananya, psikologisnya dll. Ada kisah seorang perempuan belum hamil setelah 3 tahun menikah, kata dokter kemungkinan ini pengaruh dari asupan ibunya dulu saat hamil dulu, terlepas dari pola hidup si perempuan ini. Hiks. Sedih ya? Jadi khawatr sama si jabang bayi nih

Awalnya yang perlu disiapkan untuk kehamilan adalah kesiapan si calon ibu dan ayah. 

1.     Menstruasi teratur
2.     BMI 20-23 (cara ngitungnya browsing sendiri yee) 
3.     Olahraga rutin
4.     Pemeliharaan gigi (sumpah ini gw baru tau, dan gw telat.. ini penting bgt sodara!) 
5.     Lengkapi vaksinasi (seperti  hepatitis dll
6.   Lakukan general check up

Dan tambahan jauhi rokok, narkotika dan alcohol. Ini sebaiknya juga dilakukan sang ayah, agar spermanya sehat dan calon bayinya sehat.

Jujur, pas baca syarat awalnya aja gw udah missing point 2,3,4 dan 6. Terutama gigi, ternyata gigi tidak sehat alias bolong, bisa mempengaruhi kesuburan. Mending kl mo hamil cek gigi dulu gih, lagipula sakit gigi pas hamil itu nggak banget. Sakiiiiittt. Ibu macam apa saya ini. huhuhu

Setelah hamil, yang perlu dilakukan ibu hamil, atau diduga hamil adalah
  • Periksa dokter untuk pemastian usia kehamilan. Oia, standar dokter skrg menggunakan USG. ini baik untuk mengecek kondisi kesehatan ibu dan janin. jadi jangan takut USG. asal ga tiap hari gapapa lagi. hihi
  •  Melakukan anatomi genital seperti cek miom, kista dan keputiihan
  • Screening thalasemia dan penyakit lain yang kemungkinan timbul di janin
  • Pemeliharaan gigi. Seperti rajin sikat gigi dan kumur.. Kl sakit gigi, kudu diobatin ya ibu2, tp diskusikan pengobatan giginya dengan Obgyn anda. Kl saya, gigi bolong ditambal dengan eugenol, mengandung cengkeh aman untuk janin. 
  • Konsumsi makanan yang sehat. Baiknya mengandung semua jenis vitamin, asam folat, calcium, zinc, dll. Kl kira2 ga bias masuk, bisa diakali dengan makanan pengganti seperti supplemen dan susu. Oia, kl kata dokter saya misalnya ga suka ayam bisa diganti nugget misalnya, eneg sama susu bisa diganti makan keju. Seperti itulah kira2.

Selain pengetahuan ttg persiapan materi ibu hamil. Diperlukan juga persiapan mental. Ini untuk ibu dan ayah ya. Biasanya ibu yang tidak siap dengan kehamilan akan mengakibatkan baby blues syndrome ketika melahirkan. Ayahpun bisa terkena baby blues loh. Untuk itu komunikasi, konsultasi serta banyak membaca sangat diperlukan. Jangan ragu bertanya ke dokter atau orang tua. Ibu hamil dan calon ayah pada kehamilan pertama biasanya akan diserang beberapa reaksi (diurut berdasarkan tingkat keparahannya)

  1. Cemas: masih dalam tingkat wajar, seperti berkeringat, jantung berdegub kencang
  2. Panic: setingkat diatas cemas, mulai berkunang2 matanya, tangan basah
  3. Obsesif-kompulsif: melakukan kegiatn berulang. Misalnya cemas sudah ngunci blm, maka akan dilakukan berulang2. Bentuknya bisa melakukan macem2 tp berulang, seperti pikun
  4. Depresi berat: ga usah dijelasinlah ya,, tau dong kira2. Mulai bengong dll
  5. Reaksi mania: ini saya lupa penjelasannya, tp kayanya kaya setengah girang, bisa senyum2 terus tp ga jelas
  6. Skizophrenia: ini yang terburuk.

Hormon ibu hamil jelas berbeda ya.kl ada ibu hamil itu mellow, galau atau marah2 terus. Itu wajar kok. Yang dibutuhkan cuman bahu partnernya, alias suami. Kl ga ada suami bisa pinjem bahu suami tetangga atau bisa juga orangtua. Intinya jangan biarkan ibu hamil sendiri. Ini akan membuat kondisi si ibu memburuk dan kejadianlah reaksi2 diatas. Intinya sih, kl proses hamil dibuat berdua, ketika hamil dan setelahnya ya juga dilakukan berdua.

Nah, kira2 gitu deh intinya. Seminarnya bermanfaat. Saya jadi tahu kl beberapa kondisi kehamilan itu diperbolehkan, seperti saya yg obesity ini, atau wanita yg terkena tiroid juga bisa melanjutkan kehamilannya. Yg dibutuhkan hanya ektra hati2 dengan kehamilan. 

So, selamat mempersiapkan kehamilan dan happy pregnant

Oktober 18, 2011

Nak, ini ibu


Nak, Ibu sudah dengar suara detak jantungmu dan melihat bentukmu... dan ibu terharu

JIka ibu mengeluh atas sakitnya mengandungmu, jangan kau ambil hati ya. Ibu tak bermaksut begitu. Ibu hanya…. Tak menyangka beginilah rasanya.

JIka ibu marah ke ayahmu, karena ia telat menjemputku atau kurang memperhatikanku, jangan kau anggap itu serius. Ibu hanya tidak tau darimana datangnya rasa kesal itu, dokter bilang itu hormon. Tapi itu bukan, bukan karenamu Nak..

Jika kamu melihat ibu memuntahkan semua makanan untukmu, jangan kau berpikir ibu tak sayang padamu. Ibu hanya tidak kuat menahan rasa asam dan pahitnya lambung ibu.

Jika kamu melihat ayahmu kesana kemari mencarikan, membelikan dan memasakan makanan untuk ibu, pahamilah bahwa ayah ingin kau dan ibu makan dengan senang.

Pahamilah jika kami terlalu takut kalau sampai terjadi sesuatu yang buruk denganmu nak..

Kamu, anakku, adalah benih pertama kami, benih cinta kami. Ayah dan ibu tak punya kata untuk mengungkapkan betapa kami sayang padamu, betapa kami ingin melihat dan merawatmu. Ingin memelukmu nanti.. ingin mendengar suara tangismu, ingin melihat binar matamu dan senyum mungilmu.

Ah sayang, ibu tak sabar melihatmu..

Baik-baik ya didalam sana. Ibu dan ayah pasti menjagamu..

Tumbuhlah dengan sehat dan sempurna, maka ibu dan ayah bahagia.

.....
Kami selalu bersamamu, Nak